
Pelatihan Safeguarding dan Perlindungan dari Eksploitasi dan Penyalahgunaan Seksual (PSEA)
Foto : PEMBUKAAN KEGIATAN PELATIHAN SAFEGUARDING DAN PERLINDUNGAN DARI EKSPLOITASI DAN PENYALAHGUNAAN SEKSUAL (PSEA)
Sumba Timur, 2 September 2025 - Mewakili Bupati Sumba Timur, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Umbu Ngadu Ndamu, S.H., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Safeguarding dan Perlindungan dari Eksploitasi dan Penyalahgunaan Seksual (PSEA). Kegiatan ini diselenggarakan oleh ChildFund International di Indonesia bekerja sama dengan Sumba Integrated Development (SID) dan mitra-mitra terkait di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Turut hadir Plt. Kepala DP3AP2KB dan Pimpinan OPD terkait.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah, organisasi masyarakat, serta pelaku pembangunan dalam memahami dan menerapkan mekanisme pencegahan eksploitasi dan penyalahgunaan seksual, khususnya terhadap anak-anak dan kelompok rentan lainnya. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan yang aman, terlindungi, dan bebas dari segala bentuk pelanggaran hak asasi manusia.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada ChildFund International dan Sumba Integrated Development atas inisiatif serta kerja sama dalam melaksanakan program yang sangat strategis ini. Kegiatan pelatihan tidak hanya bertujuan untuk penguatan kapasitas teknis, tetapi juga membangun kesadaran kolektif demi perlindungan hak dan martabat anak serta masyarakat luas.
“Kami berharap pelatihan ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, dan komunitas dalam melindungi anak-anak serta perempuan dari berbagai bentuk eksploitasi dan penyalahgunaan. Perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijalankan dengan penuh komitmen dan integritas,”
Kegiatan pelatihan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkokoh sistem safeguarding di Kabupaten Sumba Timur, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sosial yang aman, berkeadilan, dan ramah anak bagi seluruh masyarakat.